Silaturahmi atau silaturrahim, menurut kamus bahasa Indonesia, artinya tali persahabatan atau tali persaudaraan. Sedangkan rahimi menurut kamus bahasa Arab artinya menyayangi. M. Quraish Shihab, lebih rinci menjelaskan, "Silaturrahim (Shilah Al-rahim) terdiri dari kata shilah yang terambil dari akar kata washala yang berarti menyambung, dan Al-rahim yang, pada mulanya, berasal dari nama Tuhan, kemudian diberikannya kepada makhluk untuk menunjuk pada sesuatu yang menjadi penyebab kasih-sayang, yakni rahim/peranakan"
(www.geocities.com/vey212/cahyanya.html).
Jadi, bersilaturahmi adalah mengikat tali persaudaraan dan saling menyayangi. Islam mengajarkan kepada umatnya untuk bersilaturahmi, mempererat tali persaudaraan dan saling menyayangi. Allah SWT berfirman, "Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain dan peliharalah (hubungan) rahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu" (QS. An Nisaa':1)
Banyaknya hadits tentang silaturahmi menandakan begitu pentingnya bersilaturahmi. Antara lain, Rosulullah Saw. bersabda, "Barang siapa yang percaya kepada Allah dan hari kemudian maka hendaklah memuliakan tamunya, dan barang siapa yang percaya kepada Allah dan hari kemudian maka hendaklah menyambung tali persaudaraan (silaturahmi) dan barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari kemudian maka hendaklah ia berkata yang baik-baik atau diam" (HR.Syaikhani). Bahkan bila terjadi perselisihan paham antara kita dengan orang serumah, atau dengan tetangga, atau dengan teman sekerja atau teman lainnya, jaga jangan sampai memutuskan silaturahmi. Sabda Rosulullah Saw. "Kebajikan yang paling cepat memperoleh pahala ialah ketaatan dan silaturahmi, sedangkan kejelekan yang paling cepat memperoleh siksa ialah kemaksiatan dan pemutusan hubungan rahim" (HR.Ibnu Majjah).
Menurut Imam Abu Laits, dalam Buku Pintar Agama Islam (S.R.Hamid), terdapat banyak kebajikan dalam hubungan silaturahmi, antara lain:
1. Memperoleh keridlaan Allah
2. Menumbuhkan kegembiraan bagi orang yang menghubungi silaturahmi
dan orang yang dihubungi
3. Memperpanjang usia
4. Rejekinya menjadi berkah
5. Menambah rasa kasih sayang dalam pergaulan
6. Menambah pahala amalnya setelah meninggal
Ada bebarapa macam silaturahmi, mulai dari sholat berjamaah, pergaulan dengan tetangga, pergaulan di tempat kerja, menghadiri undangan, pertemuan, arisan dan sebagainya. Bahkan tidak terbatas pada pertemuan secara fisik saja, ada cara lain, misalnya melalui surat, tilpon, e-mail, chatting, dan harapan saya, juga melalui blog ini, insyaallah.
Kamis, 22 Januari 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Alhamdulilah, tos hirup deui blog Simpayna.
BalasHapusBlogna kang Memed http://memedsakri.blogspot.com oge tos rame, malahan tiasa diisi lewat e-mail langsung ka memedsakri.myposting@blogger.com .
Upami blog kasep http://aijunaedi.blogspot.com oge tiasa diisi lewat e-mail aijunaedi.posting-artikel@blogger.com Geura sok tingali.