Jumat, 10 Agustus 2012

NATAMU, NAHA MAKE PUNTEN?


NATAMU, NAHA MAKE PUNTEN?
Kenging  Gandjar Sakri

            Urang Sunda, lamun natamu ngucapkeun: “Puuunteen”, dijawab ku anu boga imah: “Maaanggaa”. Kecap “punten” wancahan tina “hapunten”, menta dihampura/ maap. Jejegna kalimat “Abdi nyuhunkeun dihapunten”. Jawabna “Mangga/tangtos dihapunten”. Sepuh kapungkur oge lamun natamu nyuhunkeun dihapunten. Kecapna: “Sampurasuuun”. Kalimat jangkepna: “Hampura ingsun”. Anu hartina sarua bae “Abdi nyuhunkeun dihapunten”.  Jawabna “Rampes” anu hartina “Mangga” (meureun).

            Naha make nyuhunkeun dihapunten sagala?  Lantaran urang Sunda mah rumasaan tea, lamun natamu teh bakal ngaganggu anu boga imah. Kapan cenah, “tamu” atawa “tatamu” teh hartina “kudu ditata jeung dijamu”. Ditata  (tatakrama= sopan santun) hartina dihormat, dijamu hartina disuguhan. Jadi tatamu teh kudu dihormat jeung disuguhan, nyusahkeun.

            Lamun kitu, atuh urang “nyemah” bae entong natamu? Ih sarua bae, dulur. Lantaran ceuk  beja, istilah “semah” teh singketan tina “ngahesekeun nu boga imah”. Tetep nyusahkeun oge.

            Tapi, peupeujeuh, omat, ieu tulisan ulah dianggap  ngalarang atawa  aya  pamikiran yen natamu jeung nyemah teh henteu hade lantaran bakal ngaganggu anu boga imah. Ieu mah sakadar nyukcruk galur asal-usul kecap “punten” lamun natamu. Saenyana, natamu atawa nyemah teh hade pisan lamun dibarengan ku niat silaturrahim. Firman Allah SWT. “….. Dan bertaqwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain dan peliharalah (hubungan) silaturrahim. ……” (QS.An Nisaa’, 4:1)

Selasa, 07 Agustus 2012

MANFAAT BLOG BAGI MANULA



Manfaat Blog Buat Manula

Sobat bilang saya ini aki-aki goblog. Maksudnya aki-aki  go-blog, he,he,he, suka ngeblog kaya orang muda.  Tapi  menurut saya, ngeblog bukan cuma mengasyikkan, tapi juga banyak manfaatnya buat manula seperti saya. Paling tidak, ya buat saya sendiri. Coba simak, ngeblog itu:
  • Menghindari kepikunan, karena otak kita dibuat aktip, berpikir, mengingat,  menyusun  kalimat menuangkan gagasan dalam bentuk   tulisan.
  • Menimbulkan gairah hidup, di samping kegiatan rumah tangga, nyapu halaman, ngurus tanaman dsb. ada variasi kegiatan yang mengasyikkan, hidup tidak membosankan.
  • Menjalin silaturahmi, menambah kenalan, persaudaraan,  dengan saling berkunjung , berbagi pengalaman sesama blogger (Lilaturahmi  dapat memperpanjang usia: baca artikel Silaturahmi)
  • Kalau tulisannya bermanfaat bagi  orang lain dan digunakan sebagai amalan positif serta berkelanjutan sebagai ilmu yang bermanfaat, insyaallah menjadi pahala  yang terus mengalir bila kita telah tiada. Sabda Rosulullah, “Jika anak Adam meninggal, maka amalannya terputus kecuali dari tiga perkara, 1) sedekah jariyah (wakaf), 2) ilmu yang bermanfaat dan 3) anak shaleh yang berdo’a kepadanya.” (HR.Muslim)   
  • Dari kesemuanya itu, insyaallah  menjadikan kita  berpikiran positif,  sehat  dan  panjang usia.
Mungkin masih banyak lagi yang dapat Anda tambahkan. Tentu saja, segi  negatipnya juga ada  ialah suka lupa waktu . Heheheeee …

Nah, bagaimana pendapat Anda?

Sudah lama saya tidak buka blog Simpay ini. Saya akan mulai lagi beberapa hari ke depan. Akan saya aktifkan lagi.

Rabu, 28 Januari 2009

Taledor anu mawa hikmah

Poe Kemis, tanggal 29 Januari 2009, pukul satengah dua janari, dua urang penjahat gagal maling mobil tatangga gigireun imah, lantaran kaget ngadenge sora alarem mobil kuring. Padahal pintu pager beusi geus kabuka, diruksak make gunting tralis. Hanjakal malingna henteu katangkep, lantaran kaburu kabur make mobil anu diparkir hareupeun imah.

Harita teh, anak kuring Andika Rizki keur anteng lalajo pilem TV. Manehna curiga ngadenge sora mobil bulak-balik di jalan hareupeun imah. Ari ditoong tina jandela bener aya mobil jalan lalaunan, muter, terus parkir hareupeun imah.

Lantaran bisi kumaha onam, da mobil kuring diparkir di carport deukeut panto pager, anak kuring mencet remote control maksudna keur ngayakinkeun yen mobil teh dikonci. Henteu disangka-sangka alarem mobil disada tarik pisan jeung ribut. Atuh tatangga harudang, pikiranana imah kuring kaasupan maling. Numatak alarem disada panto mobil nutupna kurang rapet, gara-gara pamajikan anu markir mobil taledor nutup panto mobil henteu sampurna, padahal biasana pamajikan teh cerewed pisan kanu sejen mah, omat-omatan panto mobil kudu dikonci.

Tah gara-gara pamajikan taledor tatangga salamet henteu jadi kapalingan mobil. Saur Pa Ustadz, ieu kajantenan teh sanes ”kaleresan” taledor, tapi Allah anu ngatur.

Senin, 26 Januari 2009

Presentasi

Presentasi adalah proses penyampaian pesan, berupa paparan, baik formal maupun tidak formal, dengan menggunakan berbagai cara untuk mencapai tujuan. Istilah "presentasi berasal dari bahasa Belanda "presentatie", bahasa Inggris "presentation". Menurut Kamus Inggris Indonesia (John M.Ekhols & Hasan Shadily, 1977) "presentation" artinya "penyajian" (of a speech). Padanannya adalah "pemaparan". Kata kerjanya mempresentasikan, memaparkan, menyajikan. Pembicaranya disebut presenter, penyaji, pemapar. Pendengarnya dikatakan sebagai hadirin, peserta, pendengar, audience.

Formal >< Tidak Formal>
Pada umumnya, bila mendengar kata "presentasi" orang teringat pada seminar, simposium, konperensi, pelatihan, loka karya, laporan penelitian, sidang ujian sarjana, sidang pengukuhan Guru Besar dan sebagainya yang semuanya bersifat formal. Akan tetapi, presentasi ada juga yang tidak formal (informal). Dalam bukunya Communicating at Work (1996:288) Ronald D. Adler mengatakan:

"While some business and professional are formal, fuldress performances before large audiences, most are comparatively informal talks to a few people or even a single person. If you drop into yotur boss's office and say, 'Do you havea few minutes? I have some information that may help us cut down our travel expences'. You are arranging a presentation. You're also delivering a presentation when you tech the office staff how to use phone system, explain the structure of your department to a new employer, or explain to management why you need a large budget".

Dengan demikian, apabila seorang karyawan memaparkan rencana kerjanya kepada atasan, pimpinan menjelaskan tugas masing-masing bagian dalam rapat, guru/dosen mengajar, mahasiswa menjelaskan rencana skripsinya kepada pembimbing, mereka sedang melakukan presentasi, dalam hal ini presentasi tidak formal



Kamis, 22 Januari 2009

Silaturahmi

Silaturahmi atau silaturrahim, menurut kamus bahasa Indonesia, artinya tali persahabatan atau tali persaudaraan. Sedangkan rahimi menurut kamus bahasa Arab artinya menyayangi. M. Quraish Shihab, lebih rinci menjelaskan, "Silaturrahim (Shilah Al-rahim) terdiri dari kata shilah yang terambil dari akar kata washala yang berarti menyambung, dan Al-rahim yang, pada mulanya, berasal dari nama Tuhan, kemudian diberikannya kepada makhluk untuk menunjuk pada sesuatu yang menjadi penyebab kasih-sayang, yakni rahim/peranakan"
(www.geocities.com/vey212/cahyanya.html).

Jadi, bersilaturahmi adalah mengikat tali persaudaraan dan saling menyayangi. Islam mengajarkan kepada umatnya untuk bersilaturahmi, mempererat tali persaudaraan dan saling menyayangi. Allah SWT berfirman, "Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain dan peliharalah (hubungan) rahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu" (QS. An Nisaa':1)

Banyaknya hadits tentang silaturahmi menandakan begitu pentingnya bersilaturahmi. Antara lain, Rosulullah Saw. bersabda, "Barang siapa yang percaya kepada Allah dan hari kemudian maka hendaklah memuliakan tamunya, dan barang siapa yang percaya kepada Allah dan hari kemudian maka hendaklah menyambung tali persaudaraan (silaturahmi) dan barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari kemudian maka hendaklah ia berkata yang baik-baik atau diam" (HR.Syaikhani). Bahkan bila terjadi perselisihan paham antara kita dengan orang serumah, atau dengan tetangga, atau dengan teman sekerja atau teman lainnya, jaga jangan sampai memutuskan silaturahmi. Sabda Rosulullah Saw. "Kebajikan yang paling cepat memperoleh pahala ialah ketaatan dan silaturahmi, sedangkan kejelekan yang paling cepat memperoleh siksa ialah kemaksiatan dan pemutusan hubungan rahim" (HR.Ibnu Majjah).

Menurut Imam Abu Laits, dalam Buku Pintar Agama Islam (S.R.Hamid), terdapat banyak kebajikan dalam hubungan silaturahmi, antara lain:
1. Memperoleh keridlaan Allah
2. Menumbuhkan kegembiraan bagi orang yang menghubungi silaturahmi
dan orang yang dihubungi
3. Memperpanjang usia
4. Rejekinya menjadi berkah
5. Menambah rasa kasih sayang dalam pergaulan
6. Menambah pahala amalnya setelah meninggal

Ada bebarapa macam silaturahmi, mulai dari sholat berjamaah, pergaulan dengan tetangga, pergaulan di tempat kerja, menghadiri undangan, pertemuan, arisan dan sebagainya. Bahkan tidak terbatas pada pertemuan secara fisik saja, ada cara lain, misalnya melalui surat, tilpon, e-mail, chatting, dan harapan saya, juga melalui blog ini, insyaallah.

Selasa, 11 November 2008

Blog Macet

Eeee ... mau keren malah kacau. Tadinya mau ganti template cari yang keren. Yang lama di-dilate. Eh .. malah tulisan yang lama hilang, tampilan yang baru tidak mau terima entri. Katanya "Tidak ada posting yang sesuai dengan queri Anda". Enggak tahu apa maksudnya. Jadinya, bikin blog dengan nama baru Simpay. Bisa juga. Tapi, kalau minta Simpay enggak bisa. Tetap harus minta http://GandSakri.blogspot.com, muncul Blog GandSakri tapi kosong. Nah, kalau mau ke Simpay kudu klik tulisan Telusuri blog, baru tampil Blog Simpay. Ribed, kan? Gimana caranya ngebenerin yang sudah kacau begini? Tolooong. T

Senin, 10 November 2008

Perkenalan

Selamat datang di blog Simpay, pengikat silaturahmi. Mudah-mudahan isinya dapat bermanfaat bagi pengunjng. Salam